Banyak orang menyangka mengeluarkan keringat hanya dapat dilakukan dengan berolahraga. Sesi hubungan intim bersama pasangan juga sama manfaatnya dengan berolahraga.
Seperti halnya olahraga, aktivitas seks membakar kalori dan lemak tubuh. Hubungan seks sama bermanfaat dengan melakukan gerakan aerobik dan kardiovaskuler.
“Berhubungan seks adalah bentuk olahraga. Seks akan membuat Anda merasa lebih sehat dan terlihat lebih baik,” ujar penulis buku 'The Better Sex Guide to Extraordinary Love Making', Dr Yvonne Fulbright seperti dikutip dari Shine.
Dr Gloria G. Bramer, seksolog klinis berbasis di Georgia juga mengatakan bahwa melakukan aktivitas hubungan intim akan mengencangkan otot-otot tubuh, terutama saat Anda mencoba posisi baru, serta membuat tubuh tetap fleksibel.
Berikut beberapa manfaat seks untuk kesehatan:
- Pengobatan stres terbaik; Satu manfaat besar kesehatan dari seks adalah menurunkan tekanan darah dan mengurangi stres secara keseluruhan, menurut para peneliti dari Skotlandia yang melaporkan temuan mereka dalam jurnal Biological Psychology.
- Meningkatkan kekebalan tubuh; Kesehatan seksual yang baik dapat berarti kesehatan fisik yang lebih baik. Berhubungan seks sekali atau dua kali seminggu ternyata meningkatkan kadar antibodi yang juga disebut immunoglobulin A atau IgA, yang dapat melindungi Anda dari flu dan infeksi lainnya.
- Membakar kalori; Tiga puluh menit berhubungan seks ternyata membakar 85 kalori. Silahkan hitung sendiri berapa kalori yang Anda bakar dengan sering berhubungan seksual dalam seminggu? Wah, cukup untuk menggantikan treadmill.
- Meningkatkan Kesehatan Jantung; Menurut para peneliti dari Inggris dalam studi yang dipublikasikan di Jurnal Epidemiologi dan Kesehatan Masyarakat, frekuensi seks berhubungan dengan resiko serangan jantung.
- Meningkatkan rasa percaya diri; Gina Ogden, PhD, seorang terapis seks dan terapis perkawinan di Cambridge menemukan bahwa berhubungann seks membuat orang merasa lebih baik, dan dengan instan bisa meningkatkan rasa percaya diri.
- Meningkatkan keintiman; Berhubungan seks juga meningkatkan kadar hormon oksitosin, hormon yang berhubungan dengan rasa cinta dan percaya. Pasangan yang kehidupan seksnya baik pasti memiliki keintiman yang baik pula satu sama lain.
- Seks Mengurangi Nyeri; Meningkatnya hormon oksitosin juga meningkatkan endorfin, ini berarti seks bisa menurunkan nyeri. Jadi, jika sakit kepala, nyeri artritis, atau gejala PMS terlihat membaik setelah berhubungan seks, Anda bisa berterima kasih terhadap oksitosin.
- Mengurangi Risiko Kanker Prostat; Frekuensi ejakulasi ternyata berhubungan dengan risiko kanker prostat di kemudian hari. Peneliti Australia melaporkan dalam British Journal of Urology International. Bahwa pria yang lebih sering ejakulasi risiko terserang kanker prostatnya menurun.
- Memperkuat Otot panggul Lantai; Untuk wanita, seks juga bisa dijadikan sebagai terapi kagel. Ini akan memperkuat daerah pinggul dan menghindari inkontinensia di kemudian hari.
- Membantu Tidur Lebih Nyenyak; Oksitosin yang dilepaskan selama orgasme juga membuat Anda tidur lebih nyenyak, menurut penelitian.Cukup tidur telah dikaitkan dengan sejumlah hal-hal baik lainnya, seperti menjaga berat badan yang sehat dan tekanan darah.
No comments:
Post a Comment